Selasa, 03 September 2019

Mahasiswa "Kupu - Kupu"




Semua orang juga tau mahasiswa kupu – kupu itu cuma kuliah – pulang, kuliah – pulang kayak namanya, banyak yang bilang mahasiswa kupu – kupu itu enggak punya kerjaan, tidak punya kreasi, inovasi, datar banget hidupnya, mungkin “semua” orang juga enggak bakal suka kalo dibilang mahasiswa kupu – kupu karena banyak orang menjudge mereka sesuatu yang buruk. Memang sih, mahasiswa itu seharusnya lebih banyak kreasi, inovasi, demi untuk memajukan negara “idealnya” atau setidaknya yaa, mengupgrade dirilah supaya enggak gitu – gitu aja, bisa nambah temen, mengasah public speaking juga, deket dengan dosen juga mungkin salah satunya, dll. 

Setiap mahasiswa yang hanya menjadi kupu – kupu di kampusnya pasti punya alasan tersendiri untuk tidak terlalu banyak kegiatan atau mengikuti banyak organisasi. Mungkin mereka kurang nyaman dengan lingkungan, mungkin menurut mereka lebih baik kerja sambilan daripada mengikuti banyak organisasi dan kegiatan yang notabennya menghabiskan banyak uang. Walaupun aku bukan mahasiswa yang memiliki segudang jabatan dibanyak organisasi, aku juga mahasiswa “kupu – kupu”. Bukan karena enggak mau disebut mahasiswa kupu ya, hehehe. Organisasi ada lah, Cuma dikit, tapi yaa.. gitu kayaknya juga sering di kosan. Aku juga mengisi waktu kosongku dengan ngasisten, dan kegiatan bermanfaat lainnya. Tapi tetep aja ngerasa aku tu mahasiswa “kupu –kupu “ karena ngerasa enggak sesibuk yang lain.
 
Menjadi mahasiswa kupu – kupu mungkin akan terasa berat bagi sebagian orang karena doktrin yang mereka rasakan dari sekeliling teman kampusnya. Dulu, saya juga mendapat doktrin tersebut, bukan doktrin yang buruk namun menggiring pemikiran orang untuk tidak menjadi mahasiswa “kupu – kupu “  karena berbagai hal yang dianggap kurang baik atau keterbelakang.
Aku hanya ingin beropini bahwa tidak benar jika mahasiswa yang banyak memegang jabatan diberbagai organisasi sudah pasti lebih baik dari temen – temen mahasiswa yang hanya kuliah – pulang. 2 hal ini adalah pilihan untuk setiap mahasiswa dimanapun, karena setiap mahasiswa tahu porsinya dalam menentukan waktu yang bermanfaat bagi dirinya, mungkin teman – teman yang tidak memiliki organisasi memiliki banyak pencapaian lain yang ingin mereka wujudkan, menjalankan bisnis, mengurus keluarga, membantu orang tua, mencari uang tambahan, menghafal quran, membuat buku, dan pekerjaan lain yang tidak terlihat oleh teman – teman dikampus. Jadi stop berfikiran bahwa mahasiswa yang tidak mengikuti banyak kegiatan dan organisasi itu buruk. Daaaaan .. untuk teman – teman yang bisa dikatakan sebagai mahasiwa kupu – kupu jangan biarkan diri kalian hanya sebagai seseorang yang tidak pernah maju, majulah, kita anak “kuliahan” usahakan punya hasil setelah keluar dari kampus tercinta. Bagaimanapun cara kalian, aku yakin hanya kalian yang mengetahui potensi kalian masing – masing. (ini nasihat buat diri sendiri sih, wkwk) buat temen – temen yang punya banyak jabatan, semoga selalu istiqomah, amanah dan bertanggung jawab, raihlah kemajuan kalian dengan cara kalian. 

Aku hanya sedang belajar menulis, yuk bantu aku dengan cara komen kalau – kalau banyak yang perlu di benahi, terimakasih semua, semoga bermanfaat.

4 komentar: