Semua orang juga tau mahasiswa kupu – kupu itu cuma kuliah
– pulang, kuliah – pulang kayak namanya, banyak yang bilang mahasiswa kupu –
kupu itu enggak punya kerjaan, tidak punya kreasi, inovasi, datar banget hidupnya,
mungkin “semua” orang juga enggak bakal suka kalo dibilang mahasiswa kupu –
kupu karena banyak orang menjudge mereka sesuatu yang buruk. Memang sih,
mahasiswa itu seharusnya lebih banyak kreasi, inovasi, demi untuk memajukan
negara “idealnya” atau setidaknya yaa, mengupgrade dirilah supaya enggak gitu –
gitu aja, bisa nambah temen, mengasah public speaking juga, deket dengan dosen
juga mungkin salah satunya, dll.
Setiap mahasiswa yang hanya menjadi kupu – kupu di
kampusnya pasti punya alasan tersendiri untuk tidak terlalu banyak kegiatan atau
mengikuti banyak organisasi. Mungkin mereka kurang nyaman dengan lingkungan,
mungkin menurut mereka lebih baik kerja sambilan daripada mengikuti banyak
organisasi dan kegiatan yang notabennya menghabiskan banyak uang. Walaupun aku
bukan mahasiswa yang memiliki segudang jabatan dibanyak organisasi, aku juga
mahasiswa “kupu – kupu”. Bukan karena enggak mau disebut mahasiswa kupu ya,
hehehe. Organisasi ada lah, Cuma dikit, tapi yaa.. gitu kayaknya juga sering di
kosan. Aku juga mengisi waktu kosongku dengan ngasisten, dan kegiatan bermanfaat lainnya. Tapi tetep aja ngerasa aku tu mahasiswa “kupu –kupu “ karena ngerasa enggak
sesibuk yang lain.
Menjadi mahasiswa kupu – kupu mungkin akan terasa
berat bagi sebagian orang karena doktrin yang mereka rasakan dari sekeliling
teman kampusnya. Dulu, saya juga mendapat doktrin tersebut, bukan doktrin yang
buruk namun menggiring pemikiran orang untuk tidak menjadi mahasiswa “kupu –
kupu “ karena berbagai hal yang dianggap
kurang baik atau keterbelakang.
Aku hanya ingin beropini bahwa tidak benar jika
mahasiswa yang banyak memegang jabatan diberbagai organisasi sudah pasti lebih
baik dari temen – temen mahasiswa yang hanya kuliah – pulang. 2 hal ini adalah
pilihan untuk setiap mahasiswa dimanapun, karena setiap mahasiswa tahu porsinya
dalam menentukan waktu yang bermanfaat bagi dirinya, mungkin teman – teman yang
tidak memiliki organisasi memiliki banyak pencapaian lain yang ingin mereka
wujudkan, menjalankan bisnis, mengurus keluarga, membantu orang tua, mencari
uang tambahan, menghafal quran, membuat buku, dan pekerjaan lain yang tidak
terlihat oleh teman – teman dikampus. Jadi stop berfikiran bahwa mahasiswa yang
tidak mengikuti banyak kegiatan dan organisasi itu buruk. Daaaaan .. untuk
teman – teman yang bisa dikatakan sebagai mahasiwa kupu – kupu jangan biarkan
diri kalian hanya sebagai seseorang yang tidak pernah maju, majulah, kita anak “kuliahan”
usahakan punya hasil setelah keluar dari kampus tercinta. Bagaimanapun cara
kalian, aku yakin hanya kalian yang mengetahui potensi kalian masing – masing.
(ini nasihat buat diri sendiri sih, wkwk) buat temen – temen yang punya banyak
jabatan, semoga selalu istiqomah, amanah dan bertanggung jawab, raihlah kemajuan
kalian dengan cara kalian.
Aku hanya sedang belajar menulis, yuk bantu aku
dengan cara komen kalau – kalau banyak yang perlu di benahi, terimakasih semua,
semoga bermanfaat.
Nice
BalasHapusSemoga bermanfaat kak π
BalasHapusNiceπ
BalasHapusTerimakasih sudah berkunjung ke blog saya π
BalasHapus