Yang mau aku bahas disini ada beberapa soal rasa,
rasa ini lebih kepada kaum perempuan tapi bisa juga terjadi pada laki-laki, yes
pengalaman mungkin sebagian besarnya.
![]() |
| Senja Itera |
Tentang rasa “merasa paling benar”
Rasa ini datang saat orang lain melakukan sesuatu
apapun itu, bisa tingkah laku, bicara ataupun sebuah keputusan. Sebagian
besar dari kita pasti pernah memprotes tindakan orang lain dengan sengaja atau
tanpa sengaja hanya dalam hati atau lebih parahnya langsung diucapkan tanpa
pikir panjang, saat yang kita pikir bahwa yang dilakukan orang lain itu salah.
Example:
Ada salah satu teman kita yang selalu duduk didepan
saat kuliah, kita sebagai orang lain yang menginginkan duduk didepan seperti
dia pasti berfikir bahwa kenapa dia selalu duduk didepan, tidak pernah duduk
dibelakang, padahal banyak yang ingin duduk didepan atau mungkin kita pasti
bilang “gantian geh, didepan terus!” atau “ambisius banget sih tu orang, enggak
pernah mau duduk dibelakang” dll yang menyudutkan dia, Atau contoh yang lain
mungkin saat melihat teman kita menggunakan jilbab dengan model yang aneh
menurut kita, atau saat salah seorang teman kita tidak bisa salah satu mata
kuliah yang menurut kita mudah, atau saat teman kita sangat sulit ditagih uang
kas.
Yang perlu kita garis bawahi adalah pertama kita
tidak tahu apa alasan dia melakukan hal-hal yang menurut kita salah tersebut,
yang kedua kita tidak boleh menjugde dia bersalah karena kita tidak tahu apa
alasan dibalik tingkah laku dia.
Mungkin dia selalu duduk didepan karena dia miopi*
(salah satu gangguan pada mata) sehingga tidak dapat melihat jarak jauh dan bahkan
duduk didepan pun dia belum bisa melihat dengan jelas, saat teman kita
menggunakan kerudung dengan model yang aneh, mungkin saja kerudung tersebut
adalah pemberian orang tuanya yang dengan susah payah ibunya beli untuk dia,
mungkin saja dia sendiri bahkan malu menggunakan, namun kita menambahnya dengan
mencaci dan mencibirnya, saat teman kita tidak bisa salah satu mata kuliah yang
mudah, mungkin saja dia bahkan sudah belajar lebih keras dari pada kita, namun
tetap tidak paham, dan teman kita yang benar-benar tidak memiliki uang untuk
membayar kas atau bahkan untuk dia makan esok hari.
Setiap apapun yang
dilakukan seseorang pasti sudah diperhitungkan dengan baik yang pasti “baik
menurut dia” disinilah muncul persepsi bahwa kita merasa benar, saat orang lain
melakukan sesuatu karena menurut dia benar namun menurut kita salah disitulah
terjadi kesalahfahaman yang menimbulkan saling menyakiti satu sama lain.
Saat inipun saya sedang tidak melarang seseorang
untuk berfikir apapun tentang orang lain karena saya tahu itu adalah hak orang
lain,saya hanya ingin menggiring pikiran teman-teman yang membaca untuk tidak
“selalu” berfikir buruk pada orang lain, ambil sisi positif yang ada pada teman
kita yang berbuat tidak baik ‘menurut kita’, pada tulisan saya sebelumnya saya
menuliskan bahwa jangan terlalu banyak menuntut diri kita untuk
melakukan yang terbaik dalam setiap langkah ( misal kita harus selalu rajin,
berpenampilan sempurna, dll ) karena diri kita punya rasa lelah, tapi
berfikir positif adalah salah satu cara untuk mempermudah hidup kita dan
pikiran kita agar kita tidak perlu
membuang banyak tenaga hanya untuk hal tidak penting yang artinya bukan berarti
kita juga tidak peduli dengan orang lain.
Tulisan ini adalah sebuah opini tentang sebuah rasa dan
saya jabarkan berdasarkan logika saya, saya juga sedang belajar memperbaiki
pikiran-pikiran jelek saya terhadap orang lain, bukan berarti saya tidak pernah
melakukan itu bukan juga artinya saya sudah tak lagi melakukan itu, namun saya
menuliskan hal ini karena saya merasa bahwa hal itu tidak benar.
Akan ada beberapa tentang rasa lainnya yang akan
saya post dilain waktu semoga allah memberi waktu pada saya, aamiin. Stay tune
yaa,
terimakasih sudah membaca. Semoga bermanfaat dan tuliskan rasa anda, dibawah
kolom komentar.
ket:
*miopi adalah kondisi penglihatan di mana tidak mampu melihat
benda dalam jarak jauh, tapi mampu melihat benda terdekat dengan jelas.
referensi

👍👍
BalasHapusTer ter sih ini mah
BalasHapus